Muslim Traveler » Asia » Sebaris Doa Untuk Cinta
Sebaris Doa Untuk Cinta
Sepulang dari ibadah haji kemarin aku sengaja tak ikut rombongan untuk langsung pulang ke Indonesia, aku membelokkan arah menuju Mesir, tepatnya Cairo, karena di kota ini terlalu banyak kenangan manis yang kusulam, dari pahit manisnya menjadi seorang mahasiswa Indonesia, kemudian belajar mempertebal Azzam ketika uang kiriman tak kunjung datang, bahkan di kota ini juga aku melabuhkan perasaan cinta pada seorang dara manis asal Malaysia, namun sayang belum lagi cinta itu berujung pada akad, gadis itu telah dulu di panggil menghadap Sang Pencipta.
Hidup memang penuh retorika, suka dan duka memang sudah Allah gariskan, tapi sebagai manusia kita masih bisa berdoa untuk mengubah suratan takdir kehidupan, Allah punya rencana dalam hidupku, saat di Cairo kemarin, tepatnya di masjid Abu Bakar, aku bertemu dengan seorang Pengusaha asal Brunei, beliau mengajarkanku satu doa yang sungguh ajaib, doa yang membuat kita kaya di dunia tapi pesonanya tidak membuat kita lupa pada Sang Maha Pencipta, doa yang selalu di lantunkan Aisya ketika bangun di sepertiga malam terakhir, doa itu berbunyi : “Ya Allah…letakkanlah semua kenikmatan dunia di tanganku, tapi jangan Engkau letakkan di hatiku” beliau memaparkan bahwa doa inilah yang menjadikannya sebagai seorang pengusaha textile sekaligus pemilik sebuah kapal pesiar.
Semoga sebaris doa diatas bisa menjadikan kita manusia-manusia yang memiliki semua pesona dunia tetapi bermanfaat bagi ummat…Amien
di tulis oleh Rizal Islami
Filed under: Asia · Tags: Allah, Brunei, Cairo, Cinta, Doa, Haji, Kapal, Mesir, Takdir, Textile














semoga saya bisa mengamalkan do’a ini ..
“Ya Allah…letakkanlah semua kenikmatan dunia di tanganku, tapi jangan Engkau letakkan di hatiku” Amiiiin….
Assalamu’alaikum,
Firman Allah SWT berfirman: “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu..” (Q.S. Al-Hadiid [57]:20) (Dewi Yana)
menarik sekali doanya…
membenarkan bahwa menjadi kaya lebih baik dari pada miskin, tetapi dengan tidak melupakan sang pencipta
Subhanallah, Semoga dapat saya amalkan.
Subhanallah …
sangat berbobot artikelnya
sebaris doa untuk cinta
mantap sekali tulìsannya, dan terutama doanya
Terima kasih sekali atas pencerahannya
wah doanya menarik, doanya sama kaya kebanyakan orang “jadikan aku kaya raya tapi masuk surga”
wah, ada sisipan kisah cinta yang mengharukan, kalau dibikin novel bisa bagus kali ya … kapan ya aku bisa ke tanah suci dan sekitarnya ^^
terima kasih atas pelajaran doanya
doanya singkat tapi bermakna ya..
“Sebaris Doa Untuk Cinta
doa itu berbunyi : “Ya Allah…letakkanlah semua kenikmatan dunia di tanganku, tapi jangan Engkau letakkan di hatiku” ”
Berarti cinta kita kepada selain ALLAH harus dikendalikan agar tunduk di bawah cinta kita kepada ALLAH.
Begitu ya?
….Letakkanlah Kenikmatan dunia di tanganku, tapi jangan engaku letkkan di hatiku….
Dalem banget.
Apa karena kalo kenikmatan dunia diletakkan di hati dapat merusak hati, sehingga penyakit hati akan muncul karena nikmatnya dunia, Benarkah?
Agama memang yang paling tepat untuk mengendalikan cinta.
dunia memang hanya hiasan (_ _)
Assalaamu’alaikum
Mudahan memperolehi rahmat Allah swt dalam setiap perjalanan menuju keagungan Allah swt.
Jika ada kasih yang difikir…. banyakkan berzikir kepada Allah swt lebih dari segalanya.
Jika ada rindu yang disimpan ….. pastikan rindu itu dipupuk kerana Allah swt.
Jika ada cinta yang ditaut…… lebihkan cinta kepada Allah swt dari segalanya.
Insya Allah, mudahan mendapat yang terbaik dalam hidup dengan mendahulukan Allah swt atas segala-galanya. salam mesra selalu dari Sarawak, Malaysia.
Tulisan yang sarat makna…semoga kita bisa melakukannya…
semoga doa itu bisa menjadikan inspirasi selain permohonan yang tulus untuk Allah SWT
kita semua terikat kan takdir.
Sebuah doa yg indah utk kehidupan kita
amin………
semoga kita semua selalu bisa untuk senantiasa bersyukur ……..
Fantastic post, I really like your style.
mudah2an doa nya terkabul
Subhanallah…doanya bagus.
Amien….Doa yang seimbang antara dunia dan akhirat
sebuah doa yang sangat “menyentuh”
Amin, doanya sangat bermanfaat……………
amiiiiiiin
doanya bagus
amiiin… semoga Allah mengabulkan doa2 hambanya.
doa adalah senjata yang ampuh bagi orang mukmin & doa adalah merupakan intinya ibadah
Doanya mantaf…
Alhamdulillah aku mendapatkan sebaris doa yang sangat bermanfaat
terima kasih banyak
turut mengamini doanya
masya Allah…
Subhanallah…semoga doa ini bisa kuamalkan dalam kehidupanku..
Doa itu lah hakikat dari zuhud
mengamiini komen2 diatas:)
jika ingin dunia. maka janganlah kamu mengejar dunia. karena jika kamu terus mengejarnya. dia akan semakin jauh darimu. mintalah kepada Allah. karena Dia yang memiliki dunia.
salam dari Mesir
Belum lama ini, aku juga mendengar doa yang sama. Redaksi yang sama persis dengan apa yang ditulis..
Ternyata aku menemukan hal lain yang mengingatkanku untuk melantunkan doa itu
Oia,,, FB nya saya add ya:)
*salam dari Yogya *
saya salut, sangat kaya akan pengalaman hidup…
Sebuah kisah mengharukan dan doa yang penuh makna.
Jazakallahu atas pengajaran doanya…:)
Jangan lupakan untuk meminta nikmat kesehatan,,,
karena kesehatan lebih diutamakan setelah Iman.
Amien…
akan ku coba do’a nya…
thank’s sudah berbagi….
Subhanallah…banyak cerita tentang Mesir, jadi pengen tau bagaimana Mesir sebenarnya?
Doa yang diajarkan ibunda Aisyah dilantunkan di waktu yang tepat, semoga dikabulkan oleh Pemilik Dunia dan Akhirat….
Posting yang menggugah dan doa yang sangat menyentuh…
Kenikmatan dunia yang kita dapatkan, ada sebagian yang menjadi hak orang lain. dan itu harus dikeluarkan…
Subhanallah doa yang pasti terkabulkan .
amin…
ah, sebuah doa yang begitu menyentuh..
amiin, insyaAllah.. terimakasih untuk berbagi tulisan indahnya, semoga dengan doa tersebut kita bisa makin mantap untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat, amiin
mantaf bro… doa yang luar biasa…
“Ya Allah…letakkanlah semua kenikmatan dunia di tanganku, tapi jangan Engkau letakkan di hatiku”
Doa ini sangat terasa menunjukkan kezuhudan. Kenikmatan dunia dalam genggamannya, bukan dikuasai dunia. Tentunya ia akan selalu mensyukuri nikmat Allah tersebut.
Terima kasih.
menggetarkan sekali. Ditunggu kisah-kisah hidup selanjutnya
makasih atas sebaris do’a untuk cinta nya…..
jadi semangat lagi… ^_^
rencana-Nya selalu yang terbaik, yakinlah..
jadi kagum padamu
saya setuju dengan meletakkan kenikmatan dunia ditangan kita tidak dihati semoga ajah dengan begitu kita akan menjadi orang yang pandai bersyukur dan tidak sombong
doanya sederhana tapi mantap
aminnn…….
amin..
kisahnya indah dan bermanfaat………
Ya Allah jadikan apapun yang Kau berikan padaku di dunia ini sebagai penghantarku ke surga Mu, amin.
Amiin yaa Rabb
Meskipun hanya sebaris saja doanya, yg penting ikhlas.
Kwais jidan …
subhanallah..tapi kenapa kebanyakan kita kok rasanya dunia itu selalu di hati ya..
semoga kita bisa mengamalkannya….amiin
subahanallah kata-kata do’a nya begitu menyentuh.
Suka sekali dengan doa Bunda Aisyah…:)
“belum lagi cinta itu berujung pada akad, gadis itu telah dulu di panggil menghadap Sang Pencipta” saya tiba2 ingat cerita ‘dlm mihrab cnta’,,jgn2 yg punya blog ini ikut ambil bagian dlm pmbuatan filmnya…
do’a yg prtma kali sya dpt dr novel Ayat-ayat cinta,tp ktika do’a ini dibungkus o/ sang blogger dg cerita lain,,sungguh luas hikmah yg dpt diambil..
dunia mmg kita butuhkan,tp smata2 hy u/ prsiapan ke t4 tujuan yg abadi…
krn di tgn,mk bl tak prlu dg mudah kita langsung bisa melepaskannya,,
tp jk di hati,,,terpaksa hrs dibedah dlu….
asykuru ala man yabna hadzalkatabat…….
doa itu memang luar biasa kekuatannya, hanya hati-hati yg sabar akan tahu makna dari setiap doa
singkat namun penuh makna………
Ya Allah,, janganlah Engkau biarkan aku dipermainkan oleh kenikmatan dunia, namun berikanlah kenikmatan itu kepadaku. dan izinkan aku menjaganya dengan izin-Mu Ya Rahman..